Langsung ke konten utama

MATERI TATAP MUKA KE 3 ( Human Resource Planning : Recruitmen and Selection)

 BAHAN BAHASAN


( Recruitment and Selection )

Perencanaan SDM bermaksud membuat pengaturan arus gerak tenaga kerjadi dalam organisasi. Perencanaan SDM pada hakikatnya adalah usaha untuk mengantisipasi kondisimasa depan organisasi/perusahaan, agar selalu kompetitif dalam melaksana-kan bisnisnya, dalam hal ini dapat berupa suatu bentuk program rencana untukmengidentifikasi tentang persoalan-persoalan organisasi/perusahaan, ancamanancaman (Threats), dan peluang-peluang (Oportunities) dalam organisasi danlingkungan organisasi, serta mengingat erat kaitannya dengan masalah pe-luang dan hambatan, berarti perencanaan SDM sangat ditentukan oleh penga-ruh internal dan eksternal.

Sedangkan pengaruh faktor eksternal memperhitungkan kaitan-kaitan denganlingkungan, dapat membantu untuk menganalisis peluang dan hambatan,sehingga membantu persiapan sumberdaya yang diperlukan oleh organisasi/perusahaan dalam rangka mengatasi hambatan dan meraih peluang.

 Menerapkan dan Mengevaluasi Perencanaan Sumber Daya Manusia (Implementing and Evaluating the Human Resource Planning)

  1. Saat menerapkan strategi sumber daya manusia, organisasi harus meminta pertanggungjawaban beberapa individu untuk mencapai tujuan.
  2. Laporan kemajuan rutin harus dikeluarkan.
  3. Evaluasi hasil seharusnya tidak hanya melihat angka-angka, tetapi juga harus mengidentifikasi bagian mana dari proses perencanaan yang berkontribusi terhadap keberhasilan atau kegagalan.

Recuiting Human Resource

  •  Peran perekrutan sumber daya manusia adalah untuk membangun pasokan calon karyawan baru yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi jika diperlukan.
  • Merekrut : Setiap aktivitas yang dilakukan oleh organisasi dengan tujuan utama mengidentifikasi dan menarik calon karyawan.

 Source of Recruitment

  1. Rekrutmen Eksternal : adalah proses rekrutmen dimana perusahaan menggunakan jasa orang dari luar organisasi untuk melakukan proses rekrutmen. Seperti penawaran terbuka untuk satu jabatan (job posting), perbantuan pekerja, kelompok pekerja sementara, dan promosi dan pemindahan.
  2. Rekrutmen Internal : adalah proses rekrutmen dengan menggunakan atau mempromosikan orang-orang yang sudah bekerja dalam perusahaan. Seperti hubungan dengan universitas, eksekutif mencari perusahaan, agen tenaga kerja, dan rekrutmen dengan advertensi.

 Recruitment Process

  1.  Penyusunan Strategi Untuk Merekrut . (Di dalam penyusunan strategi ini, departemen sumber daya manusia bertanggung jawab didalam menentukan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan, bagaimana karyawan akan direkrut, di mana dan kapan.)
  2. Pencarian Pelamar  Kerja. (Setelah rencana dan strategi perekrutan disusun, aktivitas perekrutan sesungguhnya bisa berlangsung, melalui sumber-sumber perekrutan yang ada. Banyak atau sedikitnya pelamar dipengaruhi oleh usaha dari pihak perekrut di dalam menginformasikan lowongan, salah satunya adanya ikatan kerjasama yang baik antara perusahaan dengan sumber-sumber perekrutan eksternal seperti sekolah, universitas)
  3. Penyaringan (Setelah lamaran-lamaran diterima, haruslah disaring guna menyisihkan individu yang tidak memenuhi syarat berdasarkan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan. Di dalam proses ini memerlukan perhatian besar khususnya untuk membendung diskualifikasi karena alasan yang tidak tepat, sehingga di dalam proses ini dibutuhkan kecermatan dari pihak penyaring.
  4.  Pembuatan Kumpulan Pelamar (Kelompok pelamar (applicant pool) terdiri atas individu-individu yang telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh perekrut dan merupakan kandidat yang layak untuk posisi yang dibutuhkan.)

Selection

Seleksi adalah proses untuk memilih pelamar untuk dijadikan karyawan dan menempatkan mereka pada posisi yang dibutuhkan oleh organisasi. Dengan kata lain, seleksi adalah suatu proses pencocokan kebutuhan dan persyaratan organisasi terhadap keterampilan dan kualifikasi para pelamar kerja. Proses Seleksi ini harus memegang Prinsip “Right People in the Right Jobs” yaitu menempatkan orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat. 

Selection Process

  1. · Wawancara Awal (Preliminary Interview) Tujuan dari wawancara ini adalah untuk memeriksa pelamar, penghapusan aplikasi yang tidak memenuhi syarat.
  2. · Tes Seleksi (Selection Tests) Jenis tes seleksi yang berbeda dapat dilakukan, tergantung pada pekerjaan dan perusahaan. Umumnya tes digunakan untuk menentukan kemampuan, bakat, dan kepribadian pelamar.
  3. · Wawancara Kerja (Employment Interview) Langkah selanjutnya dalam proses seleksi adalah wawancara kerja, wawancara dilakukan di awal, dan pada proses seleksi wawancara kerja bisa berupa wawancara satu-ke-satu atau wawancara panel.
  4. · Referensi dan Pemeriksaan Latar Belakang (Referance and Background Checks) Banyak pemberi kerja meminta nama, alamat, referensi nomor telepon f untuk tujuan memverifikasi informasi dan mendapatkan informasi latar belakang tambahan dari pemohon.
  5. · Keputusan Seleksi (Selection Decision) Keputusan seleksi adalah yang paling penting dari semua langkah dalam proses seleksi. Keputusan akhir harus dibuat dari kumpulan individu yang lulus tes, wawancara dan pemeriksaan referensi.
  6. · Pemeriksaan Fisik (Physical Examination) Setelah keputusan seleksi dan sebelum tawaran pekerjaan dibuat, kandidat diharuskan menjalani tes kebugaran jasmani. Tawaran pekerjaan sering kali; berselisih tentang calon yang dinyatakan fit setelah pemeriksaan fisik.
  7. · Tawaran pekerjaan (Job Offer) Langkah selanjutnya dalam seleksi adalah tawaran pekerjaan. Tawaran kerja dilakukan melalui surat lamaran. Surat seperti itu biasanya berisi tanggal di mana orang yang ditunjuk harus melapor untuk bertugas.
  8. · Kontak Pekerjaan (Contact of Employment) Informasi dasar tertulis dalam kontrak kerja yang bervariasi sesuai dengan tingkat pekerjaan. Setelah penawaran dan penerimaan pekerjaan, dokumen tertentu adalah formulir atensi.
  9. · Evaluasi Program Seleksi (Evaluation of Selection Program) Luasnya efektivitas proses seleksi adalah evaluasi sistematis. Audiensi berkala dilakukan di jaringan departemen sumber daya manusia yang menguraikan dan menyoroti bidang-bidang yang perlu dievaluasi dalam proses seleksi.
Recruitment Process




Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAPPING AN ORGANIZATION’S HUMAN CAPITAL ARCHIECTURE PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk

Tugas Mapping Human Capital (Kelas E) Profil PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk. Indofood telah bertransformasi menjadi sebuahperusahaan Total Food Solutions dengan kegiatanoperasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan .     Following four employment modes will be resorted to crea te the human capital architecture: 1.  Work requiring skills that are low in uniqueness (the y are general types) and are of low strategic value to the organization could be contracted outside the orga nization (outsourced/subcontracted). 2.  For work requiring skills that are high on uniqueness and are of low strategic value to the organization, loo king out for right kind of partnerships or alliances is necessary. Here the relationships of the partners/allia nces to the organization's in-house employees (whos e skills are unique and are of strategic value to the organization) are vital. 3. Transactional work requiring skills that are low in un iqueness but are of high...

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk HUMAN RESOURCE MANAGEMENT PLAN ( KELAS BESAR )

  Sekilas Indofood Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan. Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Gambar Income Statement PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Gambar : Balance Sheet PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. 2020, Yahoo Finance Dengan didukung oleh berita yang bersumber dari :  Nyayur, Laba Produsen Indomie Tumbuh 12% Jadi Rp 2,8 T (detik.com) Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk periode semester I-2020. Dari awal tahun hingga 30 Juni 2020 perseroan berhasil mencatatkan ken...

MATERI TATAP MUKA KE 9 ( merencanakan Audit SDM )

Topik pembahasan ·  Menyusun instrumen audit SDM ·  Mengolah audit SDM ·  Menyajikan audit SDM Terdapat enam instrumen audit sumber daya manusia menurut Werther dan Davis yaitu: 1.  Interview Wawancara dengan karyawan dan manajer adalah suatu sumber informasi mengenai aktivitas SDM dan bisa digunakan untuk men- deteksi bidang yang memerlukan perbaikan. Kritik dari karyawan dapat menunjukkan tindakan yang harus diambil departemen untuk memenuhi kebutuhan mereka. 2.  Survey Hasil wawancara dapat dilengkapi dengan menggunakan survei. Melalui survei, gambaran tentang kegiatan SDM dapat dikem- bang kan secara lebih akurat. 3.  Historical analysis Disadari bahwa tidak semua masalah dapat dideteksi dari sikap karyawan. Banyak masalah kadang-kadang lebih mudah ditemu- kan melalui analisis catatan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa sebagian prosedur dan peraturan perusahaan tidak di- langgar. Catatan yang direview meliputi: a.  Catatan tentang keamanan dan...