Langsung ke konten utama

MATERI TATAP MUKA KE 4 ( Career Planning )

 





Career Planing

  • Menurut Simamora (2001:505) karir adalah “ Urutan ak tifitas-aktifitas yang berkaitan dengan pekerjaan dan perilaku-perilaku, nilai-nilai, dan aspirasi seseorang selama rentang hidup orang tersebut
  • Menurut Veithzal Rivai (2009: 264) Karir terdiri dari semua pekerjaan yang ada dimana seseorang bekerja, ataupun dapat dikatakan bahwasanya karir adalah seluruh jabatan yang diduduki seseorang dalam kehidupan kerjanya.


Dari kedua pengertian karir diatas maka dpt disimpulkan bahwasanya karir adalah urutan aktifitas yang terdiri dari dari semua pekerjaan baik nilai, perilaku, serta aspirasi orang tersebut selama berada di dalam lingkungan kerja. Sehingga Career Plannig adalah rencana seseorang yang dirancang untuk membuat karir yang baik di tempat kerja.

a. Karakterristik Career Planning

 Dalam Career Planning sendiri memiliki karakteristik sendiri seperti:

  1. Memiliki proses yang berkelanjutan, maksudnya adalah dimana rencana ini disusun untuk mencapai tujuan dengan proses yang terus berlanjut untuk kedepnya.
  2. Mengembangkan serta mampu membangi kehidupan pribadi dengan diagram atau garis.
  3. Mengetahui minat serta kemampuan karyawan.
  4. Menggambarkan berbagai peran yang dimiliki seorang karyawan maupun organisasi.
  5. Membantu individu untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk memenuhi peran karir yang berbeda baik di dalam maupun di luar organisasi.
  6. Memperkuat kinerja sebuah organisasi
  7. Memetakan arah professional yang berkaitan dengan tuuan karir

b. Manfaat Perencanaan Karir

  1. Mengembangkan karir dari karyawan yang nantinya dapat di promosikan untuk naik jabatan
  2. Mengurangi perputaran atau penggantian karyawan.
  3. Mendorong pertumbuhan karyawan yang berkembang.
  4. Untuk mengurangi penimbunan karyawan
  5. Melihat potensi dari karyawan
  6. Serta membantu jalannya rencana kegiatan organisasi.

c. Tahapan pengembangan Karir

  1. Tahap 1: Persiapan pekerjaan (usia0-25) Mengembangkan citra diri pekerjaan, menilai pekerjaan alternatife, mengembangkan pilihan pekerjaan wal, menger pendidikan yang di perlukan.
  2. Tahap 2: Masuk Organisasi ( 18-25) Dapatkan organisasi pekerjaandari organisasi yang diinginkan, pilih pekerjaan yang sesuai berdasarkan informasi yang lengkap dan akurat.
  3. Tahap 3 : Karir Awal (usia 25-40): Pelajari pekerjaan, pelajari aturan dan norma organisasi, cocok dengan pekerjaan yang dipilih dan organisasi, meningkatkan kompetensi, mengejar tujuan.
  4. Tahap 4: Karir Menengah (usia 40-55): Menilai kembali karir awal & dewasa awal, menegaskan kembali atau mengubah tujuan, membuat pilihan yang sesuai untuk usia dewasa menengah, tetap produktif
  5. Tahap 5: Karir Terlambat (usia 55-pensiun): Tetap produktif dalam bekerja menjaga harga diri, mempersiapkan pensiun yang efektif.

d. Faktor yang dapat mempengaruhi pengembangan kariri

Ada dua faktor yang mempengaruhi pengembngan karir yaitu :

1.) Fakor sosial

  • a.) Jenis oenghasilan dan pekerjaan yang dimiliki orang tua
  • b.) Pendidikan
  • c.) Tempat tinggal dan keadaan lingkungan
  • d.) Kelompok politik, ahli, serikat kerja dan lainya.

2.) Faktor individu

  • a.) Kemampuan intelejensi
  • b.) Minat dan minat
  • c.) Sikap , kepribadian dan nilai
  • d.) Hobi

e. Proses perencanaan karir

Pada tahapan proses ini terbagi menjadi dua yaitu :

1.) Individual. Dimana pada proses ini setiap individu melakukan beberapah seperti penilian diri, jelajah informasi, je

  • a.) Penilaian diri, yaitu mengumpulkan informasi mengenai diri sendiri guna pengambiln keputusan dalam berkarir
  • b.) Jelajahi informasi, yaitu informasi dalam diri yang dikumpulkan tentang diri sendiri dan menelaahinya dengan perspektif terbuka.
  • c.) Jelajahi peluang, yaitu jelajahi peluang pengumpulkan informasi karir yang mencakup- prospek pekerjaan
  • d.) Membuat keputusan, Proses pengambilan keputusan setelah melakukan penjelajahan peluang
  • e.) Rencana Tindakan, Kembangkan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan.
  • f.) Hasil Audit, Dengan mengerjakan langkah-langkah sebelumnya, kembangkan pemahaman yang lebih baik tentang situasi karier seseorang dan audit hasilnya

Career Path

Career path sendiri merupakan rangkaian jabatan-jabatan yang seorang keryawan lalui selama bekera didalam suatu perusahaan, yang didalamnya terdiri dari sejumlah pekerjaan dan keterampilan sejenis.

Didalam career path ini terdapat alur dan informasi dari pekerjaan, pengalaman-pengalaman pengembngan yang penting, kualifikasi dan tugas yang dilalui atau ditampilkan selama melakukan pekerjaan sesuai dengan jabatan, persamaan dan perbedaan dalam lingkungan kerja serta sejarah pola-pola pergerakkan yang terjadi pada saat dalam ataupun diluar dari pekerjaan.



Manajemen Career Planing


Kombinasi Minat Dan Keterampilan Karir 

  • a. Mengejar ( Minat tinggi, keterampilan tinggi) Area dengan minat tinggi dan keyakinan tinggi. Sertakan dalam pilihan karir teratas.
  • b. Mengembangkan ( minat tinggi, keterampilan rendah) Area dengan minat tinggi, keyakinan rendah. Terima sebagai kejuruan atau mengejar pembangunan keterampilan.
  • c. Jelajahi ( minat rendah ketermpilan tinggi) Area dengan minat rendah tetapi keyakinan tinggi. Pertimbangkan kembali mengapa minat rendah atau transfer keterampilan ke bidang lain.
  • d. Menghindar (minat rendah keterampilan rendah) Area dari keengganan dan kepercayaan diri rendah. Kecualikan dari pilihan karier teratas.

Peran divisi SDM dalam membantu pengembangan karir :
a. Kebutuhan organisasi dan perorangan (sasaran mencocokkan)
  • 1.) Dorongn karyawan yang memiliki karir
  • 2.) Menciptkan konteks yang mendukung
  • 3.) Komunikasi arahan dari perusahaan
  • 4.) Penetapan perencanaan tujuab bersama
b. Indentifikasi peluang & persyaratan karir ( peluang dan persyaratan)
  • 1.) Identifikasi kompetensi masa depan kebutuhan.
  • 2.) Menetapkan pekerjaan
  • 3.) Keseimbangan promosi, transfer dan lainya.
  • 4.) Menetapkan jalur karir ganda
c. Mengukur potensi karyawan
  • 1.) Peniaian
  • 2.) Tetapkan investaris yang berharga (karyawan potensial)
  • 3.) Tetapkan perencanaan yang matang
  • 4.) Pusat penilaian.
d. Inisiatif pengembangan karir
  • 1.) Sedikan buku kera dan buku belanaja
  • 2.) Memberikan konseling karir
  • 3.) Memberikan karyawan pelatihan manajemen
  • 4.) Memberikan pengembahan dengn umpan balik
  • 5.) Berikan pendampingan
 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAPPING AN ORGANIZATION’S HUMAN CAPITAL ARCHIECTURE PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk

Tugas Mapping Human Capital (Kelas E) Profil PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk. Indofood telah bertransformasi menjadi sebuahperusahaan Total Food Solutions dengan kegiatanoperasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan .     Following four employment modes will be resorted to crea te the human capital architecture: 1.  Work requiring skills that are low in uniqueness (the y are general types) and are of low strategic value to the organization could be contracted outside the orga nization (outsourced/subcontracted). 2.  For work requiring skills that are high on uniqueness and are of low strategic value to the organization, loo king out for right kind of partnerships or alliances is necessary. Here the relationships of the partners/allia nces to the organization's in-house employees (whos e skills are unique and are of strategic value to the organization) are vital. 3. Transactional work requiring skills that are low in un iqueness but are of high...

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk HUMAN RESOURCE MANAGEMENT PLAN ( KELAS BESAR )

  Sekilas Indofood Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan. Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Gambar Income Statement PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Gambar : Balance Sheet PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. 2020, Yahoo Finance Dengan didukung oleh berita yang bersumber dari :  Nyayur, Laba Produsen Indomie Tumbuh 12% Jadi Rp 2,8 T (detik.com) Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk periode semester I-2020. Dari awal tahun hingga 30 Juni 2020 perseroan berhasil mencatatkan ken...

MATERI TATAP MUKA KE 9 ( merencanakan Audit SDM )

Topik pembahasan ·  Menyusun instrumen audit SDM ·  Mengolah audit SDM ·  Menyajikan audit SDM Terdapat enam instrumen audit sumber daya manusia menurut Werther dan Davis yaitu: 1.  Interview Wawancara dengan karyawan dan manajer adalah suatu sumber informasi mengenai aktivitas SDM dan bisa digunakan untuk men- deteksi bidang yang memerlukan perbaikan. Kritik dari karyawan dapat menunjukkan tindakan yang harus diambil departemen untuk memenuhi kebutuhan mereka. 2.  Survey Hasil wawancara dapat dilengkapi dengan menggunakan survei. Melalui survei, gambaran tentang kegiatan SDM dapat dikem- bang kan secara lebih akurat. 3.  Historical analysis Disadari bahwa tidak semua masalah dapat dideteksi dari sikap karyawan. Banyak masalah kadang-kadang lebih mudah ditemu- kan melalui analisis catatan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa sebagian prosedur dan peraturan perusahaan tidak di- langgar. Catatan yang direview meliputi: a.  Catatan tentang keamanan dan...